Selasa, 02 Oktober 2012

Totto-Chan Gadis Cilik di Jedela.


Tugas Bahasa Indonesia


     

Identitas buku:
Judul buku   : Totto-Chan Gadis Cilik di Jedela.

hun terbit : Mengalami Sembilan kali percetakan. Cetakan ke Sembilan pada bulan Mei tahun 2011.
Pengarang   : Tetsuko Kuroyanagi
Ilustrasi       : Chihiro Iwasaki
Alih Bahasa: Widya Kirana
Penerbit      : PT. Gramedia, Jakarta
ISBN          : 978- 979- 2-3655-2

Tema: Pendidikan, Persahabatan, Kasih sayang
Tokoh: -Totto-chan
            -Yasuaki
            - Tai-chan
            -Miyo-chan
            -Mr. Kobayashi
            - Mama Totto-chan dan Papa Totto-chan
            -Oe
            -Takahashi
            - Kazuo Amadera
            - Ryo-chan
Setting: (Tempat)
  -Sekolah lama Totto-chan, Stasiun Kereta Api, Tomoe Gakuen, Ruang kepala sekolah, Rumah Totto-chan, Aula Tomoe Gakuen, Kuil Kuhonbutsu, belakang sekolah dan bak penampungan kotoran, Kolam Renang, Gedung latihan, Pantai Toi, di semenanjung Izu, Shizuoka. Stasiun Jiyugaoka, Pelabuhan Numazu, Perayaan Kuil,  Kamar Totto-chan, Stasiun Midorigaoka, di dalam kereta Api, Loket karcis, Kuil Sengakuji, Rumah Masow-chan, kelas Totto-chan, Ski di tanah tinggi Shinga. Gerbong Perpustakaan, Dapur sekolah, Halaman sekolah, Hibiya Hall, Kolam di kuil, Ngarai Petir, Rumah Sakit Serdadu Perang, Gereja di seberang Denenchoufu, Stasiun Ookayama, Tokyo, Kamakura, Ladang Tomoe.
            (Waktu):
-          Pagi hari, saat kelas satu, siang hari,setelah makan siang, Waktu istirahat sekolah, malam hari, Dini hari, Sore Hari, hari petualangan besar, Malam berkemah dan malam saat tes keberanian, Libur Musim Panas, Semester kedua, Hari Olahraga Tomoe tanggal 3 November, Tanggal 14 Desember, Liburan tahun baru, Liburan musim dingin, pada waktu  pulang sekolah, Musim Semi, Tahun kedua di Tomoe, Pada saat masak bersama, Tahun ke-tiga di Tomoe, Hari pertama masuk sekolah setelah libur musim semi, saat perang dingin Pasifik Amerika-Jepang mulai pecah.
(Suasana)
-          Menyedihkan, menyenangkan, seru, mengasyikkan, bahagia, kecewa, sedih, senang, terharu, menyedihkan.
Watak:  -Totto-chan        : baik, perhatian, dan penuh rasa ingin tau
            -Yasuaki              : tabah dan baik hati.
            - Tai-chan            : Pintar dan cerdas
            -Miyo-chan          : lembut dan ramah
            -Mr. Kobayashi    : penyayang, pengertian, ramah, dan sangat baik
            - Mama Totto-chan dan Papa Totto-chan : Pengertian dan baik
            -Oe                       : Usil, jahil, dan sedikit santai. Tapi dia sebenarnya Baik
            -Takahashi            : Periang, dan penuh semangat, juga tabah.
            - Kazuo Amadera : Penyayang hewan dan baik hati
            - Ryo-chan           : Penolong dan juga mau membantu
Alur: Novel Totto-chan menggunakan alur Campuran.
Sudut Pandang: Orang ke tiga.
Amanat/ Misi:
-          “Bersyukurlah selalu karena masih banyak anak yang kurang beruntung                 di sekitar kita.”
-          “ Berusahalah yang terbaik dalam melakukan sesuatu.”
-          “ Minta maaflah jika melakukan kesalahan.”
-          “Jangan merasa malu apabila memiliki cacat tubuh ataupun kekurangan.”
-          “ Bersahabat dan carilah kawan sebanyak-banyaknya.”

************
SINOPSIS NOVEL
(Totto-Chan Gadis Cilik di jendela)

Ibu Guru di Sekolah Totto- Chan nakal kerena di sering membuka-tutup laci, dan sering berdiri di jendela kelasnya hanya karena Totto-Chan ingin memanggil para Pemusik Jalanan. Padahal dia hanya ingin tau banyak hal. Totto-chan akhirnya Pindah sekolah ke sekolah kecil bernama “Tomoe Gakuen”. Dia senang sekali berada di sana, Di sana gerbong-gerbong kereta dijadikan ruang kelas dan perpustakaan. Siswa-siswa juga boleh memilih urutan pelajaran sesuka mereka. Kawan-kawan Totto-chan di sekolah barunya itu juga sangat ramah dan baik hati sehingga Totto-chan merasa senang berada di sana.
Di Tomoe Gakuen Totto-chan bertemu dengan banyak hal baru yang tidak dia ketahui.Apalagi Tomoe Gakuen tidak menerapkan kurikulum seperti dengan sekolah dasar lainnya. Anak-anak dibiarkan untuk bisa mengembangkan bakat dan potensi mereka masing-masing, juga mereka diajarkan untuk belajar dari alam. Bahkan di Tomoe Gakue tidak ada anak yang ingin pulang ke rumah setelah jam pelajaran usai, dan di pagi hari Kami tak sabar untuk segera sampai di Tomoe. Totto-chan banyak mendapatkan banyak sekali pelajaran berharga di sana. Karena di Tomoe gakuen dia tidak hanya diajarkan membaca, menulis ataupun berhitung semata. Dia belajar untuk menghormati orang lain, persahabatan, juga kebebasan menjadi diri kita sendiri. Totto-chan juga banyak belajar tentang pertemua, perpisahan, dan juga kehilangan.
Pertemuan dengan Mr. Kobayashi, kepala sekolah Tomoe Gakuen mengubah hidup Totto-chan. Totto-chan yang semua dianggap nakal bahkan menjadi gadis yang baik dan manis di Tomoe Gakuen. Bahkan Mr. Kobayashi merupakan sosok idola bagi Totto-chan. Cintanya sungguh luar biasa kepada anak-anak. Dialah yang selalu mengatakan “ Kau anak yang benar-benar baik, kau tau itu kan?”. Sepatah kalimat itu yang benar-benar menjadi penyemangat bagi Totto-chan dan kalimat itu juga yang mengubah Totto-chan. Namun, tak hanya Mr. Kobayashi saja. Yasuaki, sahabat Totto- chan yang menderita cacat tubuh karena penyakit polio, Oe kawan Totto-chan yang usil namun baik, Takahashi, yang selalu bersemangat walaupun tubuhnya kecil dan dia sudah erhenti tumbuh, Tai-chan anak yang disukai Totto-chan dan sangat pintar dalam bidang sains dan juga fisika, Amadera yang penyayang hewan, membuat hari-hari Totto-chan di Tomoe Gakuen lebih berwarna. Tetapi, Peang dingin Pasifik sudah pecah dan membuat sumua menjadi lebih susah. Hinggak mereka harus kehilangan sesuatu yang berharga kembali…

*Novel Totto-Chan sudah dijadikan materi pengajaran di Jepang
 
Nama: Aulia Putri Herwita
No: 07
Kelas: 8F

5 komentar:

  1. 1. Sudah menggambarkan keseluruhan isi novel.
    2. Bahasa Indonesia yang digunakan sudah baik dan benar.
    3. Bahasa yang digunakan mudah dimengerti oleh pembaca.
    4. Setting tempat, waktu, dan suasana kurang jelas. Masih ada yang belum nampak.
    5. Alur sinopsis sudah jelas, sinopsis tersebut menggunakan alur maju karena menceritakan dari awal hingga akhir. Dari Totto-Chan belum pindah sekolah, pindah sekolah ke "Tomoe Gakuen", hingga mendapat banyak pengalaman di sana.
    6. Masih terdapat kesalahan penulisan dalam kata.

    Nama : Rara Geodenti Lawrencia (28/8G)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Rara tanggapanmu, semoga bermanfaat. Amin

      Hapus
    2. 1. Sinopsis novel diatas sudah menggambarkan keseluruhan isi novel dari awal hingga akhir.
      2. Sinopsis novel diatas sudah menunjukan urutan peristiwa secara jelas. Alur yang digunakan dalam novel tersebut adalah alur maju, dalam novel tersebut menceritakan kisah kehidupan Totto-Chan yang menyenangkan dari pertama sekolah di "Tomoe Gakuen" hingga ia harus kehilangan sesuatu yang berharga setelah Perang dingin Pasifik terpecah.
      3. Bahasa yang digunakan sudah baik dan mudah untuk dimengerti.
      4. Masih ada kesalahan penulisan dalam beberapa kata dalam sinopsis novel tersebut.

      Hafshah (15/8G)

      Hapus
  2. mampir disini juga ya:)
    https://calongurusains.blogspot.com/2019/04/review-buku-totto-chan.html

    BalasHapus